DAPODIK-Data Pokok Pendidikan

sistem pendataan skala nasional yang terpadu, dan merupakan sumber data utama pendidikan nasional

PIP - Program Indonesia Pintar

Pemberian bantuan tunai pendidikan kepada seluruh anak usia sekolah (6-21 tahun) yang menerima KIP

PMP - Penjamin Mutu Pendidikan

PMP adalah aplikasi Penjamin Mutu Pendidikan yang bertujuan untuk meningkatkan taraf pendidikan di indonesia

K2OPS ( Kelompok Kerja Operator Sekolah )

Di forum ini Semua Anggota K2OPS,KKKS dan Guru saling bertukar Informasi, Ilmu dan lainya

STRUKTUR K2OPS

Kelompok Kerja Sekolah atau biasa disebut dengan K2OPS

TUTUP LAPTOP SEJENAK

Saatnya Tutup Leptop saatnya melihat indahnya Indonesia

SENAYAN PGRI

Persatuan Guru Republik Indonesia adalah organisasi di Indonesia yang anggotanya berprofesi sebagai guru. Organisasi ini didirikan dengan semangat perjuangan para guru pribumi pada zaman Belanda, pada tahun 1912 dengan nama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB).

Wajah K2OPS

sekumpulan individu yang dibekali keahlian IT di Sekolah mulai dari penguasaan dasar-dasar tentang komputer,cara memperbaiki komputer/laptop, menguasai sistem online/internet dan yang paling utama mampu mengurus data-data pendidikan.

Rabu, 26 Oktober 2016

SECANGKIR KOPI UNTUK OPS

SECANGKIR KOPI UNTUK OPS

         
  "Mas tolong segera diselesaikan tugas kemarin atau mbak tolong sampean cek data saya sudah valid atau belum" !. Apakah anda pernah mendengar kata-kata ini? atau sampean justru termasuk orang yang pernah melontarkan kata-kata ini?. Salah? tidak, anda yang pernah mendengar atau pernah mengucapkan kalimat ini bukan berarti anda menjadi tersangka atau anda salah.
            Cukup Cak pendahuluane, kita ngobrol santai saja. Disini kita ngobrol ala warung kopi, dan mulai dengan yang enteng wae. Banyaknya tuntutan administrasi disekolah, baik itu perihal sekolah maupun kepentingan bapak ibu guru disekolah membuat munculnya surat sakti yang terkenal dengan sebutan SK OPS. Dengan bermodal surat sakti ini, sudah cukup membuat kita untuk jarang atau sangat jarang bisa mengajar di kelas yang merupakan tugas pokok bagi kita. Ketika guru lain sampai disekolah bisa langsung menyiapkan kegiatan pembelajaran dikelasnya, sedangkan OPS yang sebenarnya juga guru dengan tupoksinya adalah mengajar akan sangat sulit bisa maksimal mengajar dikelasnya (jika OPS adalah guru kelas) karena biasanya begitu sampai sekolah akan banyak pekerjaan-pekerjaan administrasi sekolah. Bahkan ketika berkumpul dengan teman-teman operator sekolah yang lain, sering muncul candaan " masih ingat cara mengajar di kelas bro?" yang menandakan seringnya intensitas bertatap muka dengan leptop maupun komputer di kantor daripada bertatap muka dengan murid-murid dikelasnya. Belum lagi jika ada teman guru yang meminta bantuan OPS untuk mengerjakan tugas individunya sebagai PTK, mau bilang iya tapi resiko tidak masuk kelas dan mau bilang tidak dengan resiko pasti dibilang tidak mau membantu. Ujung-ujungnya ... saya yakin anda pasti akan bilang iya, meski berat hati karena sekali lagi ini bukan tugas OPS tetapi ketika itu adaah tugas individu dari para guru tersebut.
            Bayangkan saja pemirsah, teman-teman guru ketika pulang dari sekolah maka mereka bisa meluangkan waktu sepenuhnya untuk keluarga mereka. OPS? yakin kalau anda sebagai OPS bisa terlepas dari pekerjaan ketika anda sampai di rumah? saya kira jawabanya adalah tidak.  Karena biasanya waktu malam hari adalah waktu yang paling mudah untuk terhubung dengan jaringan internet, terlebih jika tinggal di tempat yang sinyalnya agak kemayu. Contohnya saja, ketika menulis coretan-coretan inipun sambil chat dengan teman-teman OPS terkait tugas yang sedang viral di dunia peroperatoran.hehehe
            Mungkin apa yang tertulis ini tidak akan pernah cukup untuk menceritakan apa yang sudah dirasakan oleh teman-teman OPS, bahkan masih sangat jauh dari kata mendekati sekalipun. Setelah sesi curhat, mari kita obrolkan apa yang menjadi nilai positif bagi guru yang mendapat tugas tambahan sebagai operator sekolah. Insentif, ya operator memang mendapat insentif dari sekolah walaupun jika dihitung dari nominalnya tentu belum sesuai (lha piye cak, pas lembur gawe tuku rokok karo kopi wae kadang iso kurang jeh) dan semoga kedepanya pihak terkait akan memperhatikan perihal ini. Selain itu, kekompakan atau eratnya persahabatan antar operator sekolah tentu menjadi suatu keuntungan tersendiri, lebih dari nominal yang bisa kita sebutkan. Bertambah banyakya teman sejawat menjadi penyemangat tersendiri bagi operator sekolah untuk terus memenuhi tugas-tugasnya maupun menemukan cara yang lebih mudah untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Ada juga, setelah menjadi operator sekolah secara tidak sadar akan membentuk seseorang untuk terus belajar IT maupun pakem-pakem yang berkaitan dengan administrasi. Maka bukanlah berlebihan jika operator sekolah menjadi lebih tanggap terkait hal-hal baru yang berkaitan dengan informasi terupdate. Operator sekolah juga akan menjadikan kita sebagai pribadi yang lebih berempati dengan sesama, karena yang kita pikirkan bukan hanya menyelesaikan kepentingan kita tetapi untuk kepentingan bersama. Semoga apa yang teman-teman operator kerjakan menjadi penyebab dari bertambahnya amal ibadah kita serta menjadi lancarnya segala urusan kita, ngunu a cak..
            Terakhir cak, mungkin ini adalah saran atau ide dari penulis yang siapa tahu bisa sampai atau terbaca oleh pemangku kebijakan dalam dunia pendidikan. Alangkah bijaknya jika di sekolah dasar mempunyai tenaga administrasi khusus sebagai operator sekolah yang bukan berasal dari guru atau pengajar. Sehingga peran guru ataupun pengajar bisa maksimal dalam menjalankan tupoksinya untuk mencerdaskan generasi penerus Bangsa. 

( Ditulis oleh : anynomous, )

Minggu, 23 Oktober 2016

MENJADI PENDIDIK INSPIRATIF DI ERA TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

 DISAMPAIKAN PADA ACARA SEMINAR
DALAM RANGKA UPACARA PENYERAHAN IJASAH
UPBJJ-UT SURABAYA

Oleh

Prof. Dr. Mustaji, M.Pd.
Pembantu Dekan I FIP UNESA

=======================================================================



MENJADI GURU INSPIRATIF :

Menjadikan 3 sasaran bidang garap pendidikan (kognitif, afektif, dan psikomotorik) berkembang secara optimal


Menciptakan pembelajaran yang mengakui dan menghargai kecerdasan anak yang berbeda-beda (multiple intelligence) 

Menjalani proses pembelajaran dengan menyesuaikan gaya mengajar guru dengan gaya belajar siswa

Memfokuskan proses pembelajaran pada aktivitas siswa, bukan pada aktivitas guru, melalui komunikasi dialogis

Memfokuskan proses pembelajaran pada penguatan kemampuan (ability) siswa, bukan pada ketidakmampuan (disability) siswa

Melaksaakan Proses Pembelajaran: Interaktif , Inspiratif, Menyenangkan, Menantang, Memotivasi ( I2M3 )

---------------------------------------------------------------------------------------

Kamis, 20 Oktober 2016

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS IT ( KKG KELAS 6 KEC. GEMARANG KAB. MADIUN )

MEMBUAT BAHAN AJAR PRESENTASI
MENGGUNAKAN SOFTWARE

WondersharePPT2Video Pro Ver.6.1.11


Dalam menunjang kegiatan proses belajar mengajar, sebuah teknik, strategi ataupun metode dan media pembelajaran  perlu inovasi agar siswa atau peserta didik dapat memahami materi pembelajaran, sehingga tujuan dari pembelajaran tersebut tercapai. Perkembangan teknolologi yang semakin pesat dan maju, yang saat banyak berbasis IT, maka tidak ada salahnya jika Guru dalam melaksanakan proses pembelajaran dapat menggunakan sarana atau media IT. Apalagi dalam proses pembelajaran saat ini mind set guru dituntut lebih banyak menggunakan pendekatan pembelajaran yang beorientasi kepada siswa atau terpusat pada siswa (Centered Student)

Rabu, 19 Oktober 2016

Belajar Microsoft Power Point Bagi Pemula

Untuk menggunakan aplikasi Microsoft PowerPoint sebenarnya tidak terlalu susah. Menu-menu di dalamnya sangat mudah untuk digunakan. Yang diperlukan adalah ketekunan dan waktu yang cukup untuk mempelajari cara penggunaan Microsoft Power Point. Cara yang termudah belajar Powerpoint adalah dengan praktek langsung membuat presentasi sederhana.

Sebagai panduan, silahkan ikuti langkah-langkah belajar PowerPoint yang akan diuraikan di bawah ini:

1. Masuk ke aplikasi Microsoft PowerPoint dengan mengklik  ikon PowerPoint yang ada di desktop. Bila Ikon PowerPoint tidak ada di desktop maka silahkan klik Start, klik All Program.


2. Cari Microsoft Office dan bila sudah ada klik gambar folder Microsoft Office tersebut sehingga nanti muncul daftar aplikasi yang ada di folder Microsoft office. Klik Microsoft Office PowerPoint.

3. Jendela Microsoft PowerPoint akan terbuka dan siap untuk digunakan. Pada halaman awal Power Point terdapat lembar kerja (slide) kosong seperti gambar di bawah. Sebelum memulai bekerja dengan PowerPoint, klik terlebih dahulu menu layout untuk memilih desain lembar kerja. Pilih desain sesuai dengan keperluan, misal kita pilih desain `Title and Content(panah no 2)


4. Setelah desain lembar kerja (slide) telah kita pilih, saatnya untuk mulai membuat presentasi. Klik  kursor di kolom`Click to add title`, kemudian tuliskan di sana judul presentasi. Misalnya "Gerhana matahari". Kemudian Klik kursor di kolom`Click to add subtitle` dan isi dengan materi yang sesuai dengan judul. Kadang dalam presentasi perlu disisipkan gambar/foto/clip art untuk memperjelas pembahasan. Untuk memasukan gambar/foto/clip art, klik Menu Insert dan klik Picture. Kita akan dibawa ke kotak pencarian gambat yang ada di komputer. Cari gambar yang yang dikehendaki di penyimpanan komputer dan bila sudah ditemukan klik insert.


Setelah klik insert, gambar akan masuk ke dalam lembar kerja (slide). 
5. Bila lembar kerja (slide) halaman pertama telah penuh maka kita perlu halaman baru untuk melanjutkan pekerjaan. Klik New Slide, pilih desain lembar kerja yang sesuai kemudian klik di gambar yang dipilih. 


6. Lakukan pengisian materi presentasi di lembar kerja (slide) kedua dan seterusnya sampai seluruh materi presentasi masuk ke dalam lembar kerja (slide).
7. Untuk memperindah tampilan presentasi, pilihlah desain lembar kerja (slide). Caranya klik Menu Design dan pilihlah desain yang cocok dengan cara meletakan kursor di contoh desain yang ada di bawah baris menu. Coba satu persatu sampai memperoleh desain yang cocok. Bila sudah mendapatkan desain yang cocok klik di lokasi gambar yang terpilih.



8. Selanjutnya kita masuk ke Menu Animasi agar supaya presentasi lebih menarik ketika nanti di tampilkan di depan audiens. Klik Menu Animasi dan pilih tipe animasi dengan cara meletakan kursor di lokasi gambar contoh animasi. Coba satupersatu sampai menemukan animasi yang cocok. Bila sudah ada yang cocok, klik di lokasi gambar.


9. Kemudian kita akan memilih animasi untuk tampilan judul dan isi materi. Caranya klik Custom Animation (Gambar panah 1), kemudian klik di lokasi sampai akan muncul kotak segi empat (panah no 2). Selanjutnya klik panah kecil di sebelah kanan tulisan add effect (panah 3). Akan muncul 4 pilihan animasi. Pilih tipe animasi dengan memasukan kursor di dalam kotak pilihan (panah 4) sehingga nanti akan keluar beberapa pilihan tipe animasi. Bawa kursor ke tipe animasi yang dikehendaki dan klik di lokasi yang dipilih (panah 5).


10. Jika pilihan animasi yang dipilih tidak cocok dan ingin diubah klik di kotak nomor (panah 1) dan kemudian klik menu remove (panah 2)yang berada di sebelah kanan menu add effect. Kemudian pilih kembali animasi yang cocok untuk bagian tersebut.


11. Bila animasi untuk judul telah selesai dipilih, lakukan untuk bagian presentasi yang lain  sehingga semua memiliki animasi.(caranya klik kursor di lokasi yang akan dibuatkan animasi, klik add effect, kemudian pilih efek yang sesuai). Tanda bila tiap bagian telah berisi animasi adalah adanya kotak nomor di depan bagian tersebut. Bila semua pekerjaan telah selesai klik preview (panah di sebelah kiri) untuk melihat hasilnya.

12. Simpan presentasi dengan mengklik menu simpan di kiri atas aplikasi PowerPoint.



13. Terakhir adalah melihat hasil pekerjaan dengan cara klik Menu Slide Show dan pilih Sub Menu from Begining.
13. Layar akan berubah menjadi penuh (fullscreen). Buka presentasi dengan cara mengklik panah yang posisinya ada di sebelah kiri bawah. 
Demikianlah cara pembuatan presentasi sederhana dengan menggunakan Microsoft PowerPoint. Lakukanlah berulang-ulang dengan cara memilih desain dan animasi yang berbeda-beda. Tidak ada hal yang sulit kalau kita mau mencoba.

Jumat, 07 Oktober 2016

APLIKASI KWITANSI


DOWNLOAD 

Petunjuk :

1. Exctract dengan Winrar atau Zip
2. Enablekan Macronya..
    a. Pilih Option --- Enable --- OK



    b. Masukan data sekolah


3. Masukan Data Transaksi










4. Jalankan Fungsinya

Compatible :

1. Ms. Office Excel 2003 - 2013
2. RAM Min 256 MB

Kamis, 06 Oktober 2016

BIMBINGAN TEKNIS PAKEM 2016



Madiun, 06 Oktober 2016, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun “Dr.H. Suhardi MM”, didampingi Kepala Bidang Pendidikan TK/SD “Drs. Suprijadi, S.Pd” selaku penanggung jawab Kegiatan, Kasi Kurikulum “Endang Purwaningsih, S. Sos dan “Ade”  dari USAID Prioritas Pusat membuka kegiatan “Bimbingan Teknis Pakem” di Gedung Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun.
“Dr.H. Suhardi MM”mengatakan bahwa awal dari keberhasilan Dunia Pendidikan adalah Pendidikan menyenangkan dengan gerakan tersenyum, tertib, sejuk, nyaman untuk murid.
Informasi dari Kepala Bidang Pendidikan TK/SD “Drs. Suprijadi, S.Pd” selaku penanggung jawab Kegiatan, mengatakan bahwa jumlah seluruh undangan adalah 100 yang teridiri dari 15 Kepala UPT TK/SD Kecamatan, 15 Pengawas, dan sisanya adalah guru SD kelas awal dan atas yang telah mendapat fasilitas dari USAID Prioritas.
|Informasi dari nara sumber “Subandi” guru SDN Bangunsari 02 Kecamatan mejayan mengatakan bahwa kepanjangan dari “PAKEM” adalah Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan menyenagkan, dengan penjabaran sebagai berikut :
  • Aktif : dimaksudkan bahwa proses pembelajaran pendidik harus bisa menciptakan suasana untuk memancing agar siswa aktif mengungkapkan ide atau gagasan untuk bertanya’
  • Kreatif : dimaksudkan agar guru menciptakan kegiatan belajar yang beragam sehingga memenuhi berbagai tingkat kemampuan siswa;
  • efektif yaitu tidak menghasilkan apa yang harus dikuasai siswa setelah proses pembelajaran berlangsung.
  • Menyenangkan adalah suasana belajar-mengajar yang menyenangkan sehingga siswa memusatkan perhatiannya secara penuh pada belajar.

Rabu, 05 Oktober 2016

DISLEKSIA? Tak Mengapa.

Mboten pak mboten pak, jawaban ketika salah satu murid yang saya minta untuk membaca buku pelajaran. setelah dibujuk, dirayu dan digoda (ojo dikiro aku penggoda cak) akhirnya murid saya ini pun mau membaca. Dan akhinya saya tahu alasan dibalik susahnya siswa saya untuk menuruti permintaan guruya, ternyata bacaannya masih belum lancar alias terbata-bata. Oh ya, sewaktu kuliah dulu saya pernah bergabung dengan lembaga bimbingan belajar privat. sempat bingung ketika mendapat seorang siswa kelas empat sekolah dasar yang kesulitan membaca sekaligus menulis. Bahkan sudah mendapat rambu-rambu tidak naik kelas , tutur ibunya bercerita. Benar saja, bacaannya masih pletat pletot dan tulisannya selalu ada huruf yang kurang pada kata-kata tertentu, misalnya pisag, yag, malag, kurag, dll. Atau kalau anda pernah menonton film tentang dunia sekolah yang cukup nge-hits "Tara Zameen Par" mengisahkan seorang anak yang selalu membuat masalah di rumah maupun di sekolah. Semua hanya untuk menutupi kekurangannya karena kesulitan membaca maupun menulis. Nah, jangan sampai kita sebagai pendidik maupun anda sebagai orang tua yang mungkin memiliki murid atau anak dengan kesulitan membaca lantas melabeli mereka sebagai anak-anak yang malas belajar parahnya lagi jika sampai menyebutnya bodoh.

Anak memiliki intelegensia tinggi tapi kok sulit belajar membaca dan menulis? itulah salah satu gejala disleksia.


Mari kita bahas secara ringan, karena jika berdasarkan kajian-kajian teori pastilah sudah sangat banyak artikel yang membahas tentang disleksia ini.
Apa itu disleksia?
Disleksia adalah semacam disabilitas yang lazim dialami anak-anak. Anak-anak dengan disleksia umumnya mengalami kesulitan saat mereka belajar membaca, menulis atau mengeja kata-kata.
Meskipun anak-anak penderita disleksia memiliki tingkat intelejensi di atas rata-rata, mereka sulit memahami pelajaran yang disampaikan secara visual maupun melalui suara.
Mata penderita disleksia bisa melihat kata-kata yang tertulis dalam buku, namun otak tidak mampu menerjemahkan apa yang mereka lihat. Disleksia bukanlah bagian dari penyakit mental.

Lalu apa penyebabnya?

Ada dua jenis disleksia, yaitu disleksia primer dan disleksia berkembang. Disleksia primer terjadi akibat tidak berfungsinya cerebrum (bagian otak yang mengatur aktifitas berpikir dan bergerak) yang terjadi akibat faktor genetik dan keturunan.
Sedangkan disleksia berkembang dialami ketika anak masih berada dalam kandungan. Pengidap disleksia berkembang dapat membaca namun tidak lancar dan mengalami kesulitan dalam mengeja kata-kata. Kabar baiknya, kemampuan membaca mereka akan membaik ketika tumbuh dewasa. Baik pengidap disleksia primer maupun berkembang dapat menangkap gambar maupun suara, tapi dengan kecepatan merespon yang lebih lambat daripada anak normal.
Tanda-tandanya
Seorang anak yang kemungkinan mengidap disleksia ini akan berulang kali terbalik menuliskan angka atau huruf. Karena anak normal pun biasa melakukan kesalahan semacam ini, maka gejala ini mungkin akan dianggap sepele. Tetapi, pendidik atau orang tua baru sadar ketika anak tetap melakukan kesalahan yang sama pada saat usianya telah lebih dari delapan tahun.
Sedangkan gejala lainnya adalah :
  • Tidak mampu mengikuti urutan atau pola
  • Tak mampu mengingat apa yang pernah didengar dan dilihat ( termasuk hal-hal yang disukainya, seperti film atau cerita)
  • Mengerjakan PR dengan tidak rapi
  • Enggan mengerjakan tugas sekolah
  • Mengalami kesulitan saat menyalin dari buku atau papan tulis
Apa yang harus kita lakukan?

Jangan panik ketika Anda mendapati gejala di atas pada murid atau anak Anda. Anak pengidap disleksia biasanya akan merasa tertekan dan kesepian karena merasa minder dengan ketidakmampuannya dalam hal membaca. Jadilah motivator setianya agar ia mendapatkan kembali rasa bangga terhadap dirinya sendiri dan tak menyerah dengan keterbatasan yang dialaminya. Dampingi sekaligus bimbing secara perlahan dengan penuh kesabaran alih-alih membiarkannya sendiri. Last, setiap kekurangan pasti ada kelebihan. Biasanya anak yang mempunyai masalah disleksia, ia akan memiliki kelebihan diatas rata-rata dalam hal keseniannya. Semoga kita sebagai pendidik maupun sebagai orang tua mampu membimbing anak, guna memaksimalkan potensi yang dimiliki oleh setiap anak.
Sumber referensi dari wikipedia.
Sharing dikolom komentar ya bro, kalau punya pengalaman menangani anak yang mengalami disleksia.

Selasa, 04 Oktober 2016

REKONSILIASI DANA BOS DAN BINTEK PEMBAYARAN PAJAK MELALUI E-BILLING SYSTEM

Madiun, 04 Oktober 2016, Bertempat di Aula Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun, diselenggrakan kegiatan Rekonsoliasi Dana BOS dan Bintek yang dihadiri oleh Bendahara BOS/Operator BOS dari tingkat SD/SDLB/SMP/SMPLB/SMA/SMK Negeri/Swasta. Kegiatan ini dibuka oleh oleh Ka. Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun.

Dikuitp dari portal Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun, dalam sambutannya, Ka. Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun, Dr. H. Suhardi, MM didampingi oleh Kabag Keuangan Erti Sri Harwahyu, S. Sos, menyampaikan bahwa semua kerja harus dimulai dari iklas, cerdas dan tuntas, karena seluruh operator tidak semuanya sudah PNS namun banyak yang masih PTT, kalau yang PNS sudah mempunyai gaji tetap, tapi perlu diingat dan harus diperhatikan adalah yang masih PTT, yang masih harus diperjuangkan nasib mereka di masa yang akan datang.

Selanjutnya, Erti Sri Harwahyu, S. Sos, juga menyampikan dalam sambutannya, bahwa adanya aplikasi berbasis web ini bertujuan untuk mempermudah laporan keuangan yang akuntabel, sehingga dapat memberikan informasi yang lebih cepat apabila sewaktu waktu didiperlukan untuk pengambilan kebijakan pengelolaan keuangan maupun kebijakan suatu program/kegiatan.(http://dindikkabmadiun.com/index.php/en/profile/sekretariat/526-rekonsoliasi-dana-bos-dan-bintek-2016)

Dalam kegiatan ini, juga dilaksanakan sosialisasi terkait dengan Pembayaran Pajak Online ( e-Billing ) dari Kantor Pajak. Pada nantinya pebayaran Pajak, terutama untuk pelaporan BOS akan menggunakan sistem pembayaran pajak elektronik ( e Billing system). Jika pada sebelumnya pembayaran pajak masih menggunakan lembar manual berupa SSP, maka pada untuk tahun berikutnya diberlakukan pembayaran melalui system e billing. Sehingga lebih memudahkan dalam pelayanan dan kewajiban dalam membayar pajak. Hal ini sesuai dengan Peraturan Meneteri Keuangan ( PMK ) nomor 32/PMK.05/2014 tanggal 10 Februari 2014

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Sekretaris Dinas Pendiikan Kabupaten Madiun. Dalam sambutannya, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupten Madiun, Drs. Bedjo, M.Pd menyampaikan, bahwa untuk menunjang pelaksanaan pajak online di lapangan maupun pendataan lainnya yang bersifat online, khusunya bagi pelaporan BOS, maka perlu dibutuhkan kerjasama antara Kepala Sekolah, Bendahara BOS dan Operator Sekolah sebagai "jantung" pendataan di sekolah atau lembaga masing-masing. 

Sekilas tentang e-billing ini, wajib pajak diharuskan untuk melakukan Registrasi online di website : http://sse2.pajak.go.id untuk penyetoran pajak. Jika sudah pernah mendaftar, maka cukup memasukan NPWP dan password. Untuk selanjutnya, wajib pajak akan memasukan jenis pajak, jenis setoran dan besaran pajak yang akan dibayarkan. System akan menerbitkan ID Billing yang selanjutnya akan digunakan dalam pembayaran di kantor POS. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari,  mulai dari tanggal 04 – 05 Oktober 2016, menurut kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Madiun.



Referensi :
1.      Portal Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun

2.      Editor redaksi K2OPS

Pembahasan LK 4 Guru Pembelajar

Setelah sebelumnya kami memuat pembahasan pada LK 3 pada program Guru Pemebelajar, maka sekarang kami akan membahas Lembar Kegiatan 4 pada materi jarak, waktu dan kecepatan. Apabila ada pertanyaan atau ada hal yang ingin disampaikan terkait pembahasan pada materi ini kami harapkan anda bisa memberi masukan pada kolom komentar yang telah disediakan.





Semoga dapat membantu.

Senin, 03 Oktober 2016

Perubahan Sosial itu Bermula dari Keluarga

SAHABAT KELUARGA- Mengapa kenakalan remaja, perilaku menyimpang, dan kriminalitas yang pelakunya remaja terus meningkat?
Praktisi pendidikan keluarga, Melly Kiong, menilai, semua itu disebabkan terjadinya perubahan sosial---yang merupakan keniscayaan---namun masalahnya perubahan sosial itu mengarah pada hal yang tidak baik, yakni hilangnya acuan antara perbuatan yang baik dan yang tidak baik.
Menurut Melly, perubahan sosial sejatinya dimulai dari keluarga. Sebab pembentukan karakter anak dimulai dari rumah, lingkungan sekitar beserta orang-orang yang selalu bersama dengan anak-anak.
Karenanya, menurut dia, orang tua memiliki peran besar untuk mengasuh anak-anaknya agar bertumbuh menjadi pribadi-pribadi unggul. Karena itu dapat dikatakan jika terjadi perubahan sosial yang mengarah pada hal-hal yang buruk, maka orang tua perlu mendapat pendidikan pengasuhan yang benar.
“Perlu ada pendidikan anak bagi orang tua, khususnya bagi ibu-ibu yang ada di rumah maupun yang ada di ranah publik. Sebab ibu merupakan agent of change utama keluarga. Sayangnya pendidikan bagi orang tua di Indonesia belum ada. Karena itu pendidikan anak bagi orang tua harus digalakkan oleh pemerintah di Indonesia,” kata Melly Kiong seperti yang dikutip Sahabat Keluarga dari portal beritasatu.com.
Hal itu dikatakan Melly dalam Diskusi Panel Serial ke-14 “Membangun Budaya dan Nilai Keindonesiaan demi Masa Depan Bangsa”, dengan tema: “Penanaman Nilai Keindonesiaan”, yang digelar Yayasan Suluh Nuswantara Bhakti (YSNB) di Jakata, Sabtu (1/10).
Selain Melly, juga hadir pembicara Teriska Rahardjo, Med–Praktisi Pendidikan Formal dan Informal, serta Taufik Bahaudin–Praktisi Neuroscience..
Menurut Teriska Rahardjo, pendidikan merupakan kunci utama guna menumbuh-kembangkan karakter anak bangsa menjadi lebih baik, sehingga ketegangan antar generasi dan kerancuan nilai, menjadi tidak ada.
Namun pendidikan tersebut, harus dilakukan secara terus menerus agar cepat terinternalisasi, sehingga memerlukan konsistensi peran pemerintah dalam melaksanakannya.
“Keberhasilan pelaksanaan internalisasi pendidikan karakter dan nilai-nilai kebangsaan melalui sistem pendidikan di Indonesia akan tergantung kepada masyarakat pemakai output sekolah formal, non formal maupun informal, khususnya juga tergantung kepada konsistensi pemerintah dalam menggunakan, mensosialisasikan dan konsisten merubah kurikulum berbasis perubahan jaman dengan proses belajarnya secara holistic”, kata Teriska Rahardjo.
Sedangkan Taufik Bahaudin mengatakan, Indonesia saat ini perlu membangun shared-meaning dan shared-vision yaitu kesepakatan kesamaan nilai-nilai sebelum melakukan perubahan.
Menurutnya, hanya pemimpin nasional yang mampu melakukan perubahan apalagi transformasi, sebab kualitas perubahan ditentukan oleh kualitas kepemimpinan. “Karena itu kini diperlukan need, komitmen spiritual, kerja keras, konsisten, persisten, dan kegigihan dari masyarakat untuk mencari pemimpin yang memiliki kualitas leadership”, kata Taufik Bahaudin.Yanuar Jatnika
Link Cerita / dongeng untuk anak : 


Jurnalis NetTV Dianiaya Oknum TNI di Madiun

Oknum TNI itu tak terima aksi pemukulan terhadap warga direkam

Jurnalis NetTV Dianiaya Oknum TNI di Madiun
Jurnalis NetTV di Madiun, Sony Misdanto, jadi korban penganiayaan

Jurnalis NetTV di Madiun, Jawa Timur, Sony Misdanto, menjadi korban kekerasan oknum Tentara Nasional Indonesia (TNI) saat meliput kericuhan antara sejumlah anggota TNI AD dengan peserta konvoi Sura Agung di depan Markas TNI AD di Kota Madiun, Jawa Timur, Minggu, 2 Oktober 2016. Sony menderita luka dan kameranya rusak.
Sony menceritakan, waktu itu dia hendak pulang mengendarai sepeda motor usai meliput bangunan minimarket yang roboh. Sesampai ditraffick light depan Markas TNI AD, rombongan konvoi Sura Agung dari sebuah perguruan silat itu menabrak kendaraan yang ditunggangi seorang ibu.
"Saya pulang berbarengan dengan rombongan arak-arakan Sura Agung sebuah perguruan. Arak-arakan itu menabrak ibu-ibu pengendara yang berhenti di lampu merah. Spontan saya ambil kamera untuk ambil gambar momen kecelakaan itu," kata Sony dihubungi VIVA.co.id beberapa saat yang lalu.
"Kemudian anggota TNI dan polisi lari mengamankan kecelakaan itu, warga juga ada yang datang. Tiba-tiba ada anggota TNI yang memukul anggota arak-arakan, karena sebelumnya juga ada arak-arakan yang menabrak anggota," lanjut Sony.
Sony juga mengambil gambar ketika oknum anggota memukuli peserta konvoi.
"Lalu dari belakang ada anggota merangkul saya. Saya ditanya, 'Kamu siapa?', saya bilang wartawan NetTV sambil menunjukkan kartu pers. Saya lalu dibawa ke Pospam (pos pengamanan)," ujarnya.
Di Pospam, petugas meminta Sony agar menghapus gambar pemukulan anggota ke peserta konvoi. Dia juga dimintai keterangan serupa interogasi.
"Anggota makin banyak marah-marah dan sebagainya. Tiba-tiba ada yang mukul helm saya pakai besi. Seketika keadaan gelap. Ada juga yang mukul kena pipi, dan tendangan dari belakang," ujar Sony.
Tak berapa lama kemudian, petugas Provost mengamankannya ke rumah warga. Dia lalu dibawa ke Datasemen Polisi Militer (Denpom) Madiun.
"Karena saya merasa pusing, saya minta diantar ke rumah sakit. Diantar oleh Komandan 501 (Yonif Para Raider 501/Bajra Yudha) dan Wakapolres," ujarnya.
Akibat pemukulan itu, Sony mengaku mengalami luka lebam di bagian wajah. Peralatan liputannya berupa kamera juga rusak parah.
"Pak Dandim sudah menemui saya. Dandim sudah meminta maaf dan beliau menyampaikan bahwa kejadian itu karena ada kesalahpahaman," katanya.
Terpisah, Komandan Distrik Militer (Kodim) 0803/Madiun, Letnan Kolonel Infantri Rahman Fikri, mengatakan bahwa insiden pemukulan wartawan tersebut akibat kesalahpahaman antara anak buahnya dengan korban di lapangan. Kebetulan, saat kejadian kondisi konvoi Sura Agung memanas.
"Saya berharap masalah ini bisa diselesaikan baik-baik," ujarnya.
Sumber : http://nasional.news.viva.co.id/

Minggu, 02 Oktober 2016

MATERI UKG



Sebentar lagi semua Guru akan melaksanakan UKG. Seperti pada tahun sebelumnya, UKG dilaksanakan secara Online. Selain untuk menguji kualitas Guru, UKG ini sebagai "pintu masuk" bagi mereka yang belum terjaring PLPG untuk sertifikasi guru. Karena nilai UKG lah yang nantinya akan menentukan apakah guru tersebut dapat mengikuti PLPG atau tidak. Jika nilai UKg dibawah kriteria minimal yang ditentukan, sudah pasti tidak akan lolos dalam penjaringan ccalon peserta PLPG. Namun sebaliknya, jika nilai UKG tersebut memenuhi kriteria minimal atau lebih, maka dapat ikut dalam penjaringan PLPG. 

Selain itu hasil UKG pun akan digunakan sebagai acuan dalam menetukan Model Diklat Pasca UKG. Untuk menghadapi UKG, tidak ada salahnya jika kita bisa belajar lebih dini agar pada saatnya nanti, dapat mengikuti UKG dengan baik. 

Siahkan Download Materi UKG lengkap di sini 

Sabtu, 01 Oktober 2016

Mendikbud: Gerakan Pramuka Erat dengan Pendidikan Karakter


Jakarta, Kemendikbud --- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan, Gerakan Pramuka erat kaitannya dengan pendidikan karakter. Kegiatan Pramuka di sekolah dapat membentuk kepribadian dan watak siswa yang mandiri, disiplin, memiliki kecakapan hidup, berbudi luhur, dan berkepribadian yang sesuai dengan nilai-nilai bangsa.
 Hal itu diungkapkan Mendikbud saat pelantikan pengurus Satuan Karya (Saka) Widya Budaya Bakti di Graha Utama Kemendikbud, Jakarta, Kamis (15/9/2016). Mendikbud dilantik sebagai Ketua Majelis Pembimbing Saka Widya Budaya Bakti Tingkat Nasional Pergantian Antarwaktu, dengan masa bakti 2014-2018.

Anggota Majelis Pembimbing adalah para pejabat eselon 1 Kemendikbud. Khusus untuk Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (Dirjen PAUD dan Dikmas), Harris Iskandar, merangkap jabatan sebagai anggota Majelis Pembimbing sekaligus Ketua Pengurus Pimpinan Saka Widya Budaya Bakti. “Dengan Saka Widya Budaya Bakti, Gerakan Pramuka akan semakin berkualitas dalam membentuk generasi bangsa yang berkarakter,” ujarnya. Mendikbud juga yakin Gerakan Pramuka akan semakin diminati peserta didik.

Karena itu ia berharap setiap kegiatan kepramukaan dapat relevan dengan kondisi anak, menyenangkan, dan bermanfat bagi anak. Mendikbud Muhadjir Effendy dan jajaran pejabat Kemendikbud dilantik menjadi pengurus Saka Widya Budaya Bakti oleh Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault. Saka Widya Budaya Bakti merupakan organisasi pendukung Gerakan Pramuka di bawah binaan Kemendikbud yang memberikan keterampilan khusus di bidang pendidikan dan kebudayaan.

Pembentukan Satuan Karya Pramuka (Saka) Widya Budaya Bakti ini sebagai wadah pembinaan kaum muda dalam memberikan keterampilan khusus di bidang pendidikan dan kebudayaan, khususnya pendidikan anak usia dini, nonformal dan informal, seni dan film, tradisi, sejarah, nilai budaya, cagar budaya dan museum sebagai salah satu bagian terpenting dalam pembangunan nasional dengan memupuk, mengembangkan, membina dan mengarahkan minat dan bakat generasi muda terhadap peran pendidikan masyarakat dan pelestari budaya bangsa. Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka,

Adhyaksa Dault mengatakan, selanjutnya Gerakan Pramuka akan berada di bawah binaan Kemendikbud, tidak lagi di bawah Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga itu mengatakan, berdasarkan UU Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, institusi pemerintah yang membina Gerakan Pramuka adalah kementerian yang membawahi bidang kepemudaan, yaitu Kemenpora. Karena itu Kwarnas Gerakan Pramuka akan mengajukan usulan perubahan konten UU Nomor 12 tahun 2010 itu. “Saat ini bidang hukum di Kwarnas sedang menyusunnya,” kata Adhyaksa. (Desliana Maulipaksi)

Sumber : http://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2016/09/mendikbud-gerakan-pramuka-erat-dengan-pendidikan-karakter

PRESENTASI HASIL KARYA TULIS

Kesusksesan dalam menyampaikan suatu ide, tentunya bukan hanya lewat tulisan saja. Menggunakan bahasa lisanpun kadang juga diperlukan agar si penerima pesan kita paham dan mengetahui maksud dari ide yang kita punya. Penyampaian dalam hal ini berkaitan dengan namanya presentasi. Tentunya presentasi ini tidak asing lagi bagi kita semua, apaalgi yang berkaitan dengan presentasi untuk menyampaikan hasil karya tulis kita di hadapan publik.

Karya tulis yang kita buat, contohnya hasil dari penelitian dan sejenisnya tentunya perlu untuk dipresentasikan agar maksud yang terkandung dalam tulisan tersebut mudah untuk dipahami dan dimengerti. Didalam presentasi tersebut tentunya kita membutuhkan beberapa persiapan untuk menunjang kesuksesan kita dalam presentasi. Banyak sekali kesuksesan sebuah ide, karya tulis, program ataupun rancangan dan sebaginya yang kita punya tergantung sejauh mana kita berhasil dalam presentasi. Dan bisa dipastikan tidak sepenuhnya sasaran kita akan membaca dan memahami semua ide yang tertuang dalam sebuah tulisan.

Sehubungan dengan presentasi yang dimaksud, maka hal ini berkaitan dengan tugas pendidik dalam mempresentasikan hasil dari sebuah karya tulis berupa penelitian. Tentunya dalam sebuah penelitian, selain hasil yang kita tulis harus ada sebuah pemamaparan dalam bentuk presentasi. Seperti yang disebutkan diatas bahwa presentasi bertujuan untuk memaparkan dan menjelaskan maksud dari tulisan itu agar lebih dipahami dan dimengerti.

Ada beberapa tips untuk sukses dalam presentasi. Tips ini sebenarnya hanyalah sebuah pengalaman dalam mengikuti Forum Ilmiah Guru (FIG). Dimana dalam kegiatan tersebut guru diminta memaparkan dan mempresentasikan hasil karya tulisnya. Beberapa hal yang bisa dilakukan dalam presentasi antara lain :

1.     Persiapkan materi dan bahan yang dipresentasikan.
2.    Buatlah rangkuman secukupnya tentang isi materi yang telah ada. Tidak perlu banyak, cukup mengambil intinya saja sepanjang tidak keluar dari isi tulisan.
3.   Pilihlah dan siapkan software yang tepat dan mudah bagi anda untuk mengoperasikan, jika presentasi itu menggunakan media elektronik berbasis IT seperti halnya Power Point.
4.    Buatlah presentasi semenarik  mungkin dalam beberapa slide kurang lebihnya bisa 5 – 10 slide. Dengan catatan bahwa slide tersebut tidak telalu ramai dengan tulisan dan gambar. Sekali lagi yang terpenting adalah intinya.
5.   Jika sudah selesai, maka pelajari materi tersebut. Terutama yang menyangkut tentang latar belakang masalah yang akan disampaikan, tujuan, teori atau dasar, proses atau metode yang akan dijalankan, kemudian hasil yang dicapai.
6.    Persiapkan diri anda untuk menjawab beberapa pertanyaan dari audience tentang materi yang anda sampaikan.
7.  Tampilah anda dengan tenang, percaya diri dan sopan serta sampaikan dengan suara yang bagus, bahasa yang mudah dimengerti, tidak perlu dengan bahasa yang intelek ala Vicky tentunya. Karena hal itu tentu akan menjerat anda sendiri.
8.    Jangan takut, minder, atau grogi dalam menyampaikan pesan. Apalagi berdiri di depan orang banyak. Percayalah anda yang terbaik. Bukan sombong, akan tetapi sebuah keyakinan juga menentukan keberhasilan anda. Yakinkan audience bahwa materi yang anda sampaikan layak untuk diterima, minimal dipertimbangkan.
9.   Jika presentasi digunakan untuk sebuah lomba, mempertahankan sebuah argumen memang diperlukan, akan tetapi alangkah lebih baiknya jika kita bisa sedikit menerima koreksi dan masukan dari para audience.

Sekali lagi, tentunya tips di atas adalah sebuah pengalaman. Masih banyak tips dan trik yang dapat anda kembangkan sendiri dan lebih bagus. Semoga bermanfaat

@Admin